MAN 1 Tanah Datar menggelar lokakarya penutup dengan tema besar “Bersinergi Membangun Madrasah Hebat Penuh Cinta: Berkah, Berkarakter dan Berkarya Nyata”. Kegiatan ini menjadi puncak dari serangkaian pembinaan yang telah berjalan, dirancang khusus untuk mengasah keterampilan guru dan tenaga kependidikan agar semakin tangguh menghadapi tantangan pendidikan masa kini.

Sebagai pemateri hadir Dedi Efendi, Pengawas Pendidikan Agama dari Kabupaten Agam. Dalam pemaparannya, ia memaparkan empat kompetensi inti yang wajib dikuasai peserta dalam satu hari kegiatan. Kompetensi pertama adalah kemampuan memilih model, strategi, dan metode pembelajaran secara tepat sesuai kondisi dan kebutuhan murid. 

Kedua, mampu mengintegrasikan nilai-nilai Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBC), Pembelajaran Mendalam (PM), literasi, antikorupsi, anti narkoba, serta kepedulian lingkungan secara alami dan menyatu dalam setiap proses belajar. Ketiga, menyusun instrumen penilaian atau asesmen yang selaras sepenuhnya dengan tujuan pembelajaran yang telah dirumuskan. Keempat, terampil menghasilkan modul ajar lengkap dengan memanfaatkan bantuan kecerdasan buatan agar penyusunan materi lebih cepat dan berkualitas.

Dedi Efendi menegaskan, alokasi waktu terbesar tidak dihabiskan untuk membahas teori KBC maupun Pembelajaran Mendalam secara mendalam, melainkan langsung diarahkan pada sesi lokakarya perancangan pembelajaran. 

“Kami ingin peserta tidak hanya paham konsep, tetapi mampu mempraktikkan dan merancang pembelajaran yang menyentuh hati serta mengasah potensi murid. Keterampilan tumbuh lewat karya nyata, bukan sekadar pengetahuan di atas kertas,” tegasnya di hadapan puluhan peserta yang hadir.

Kepala MAN 1 Tanah Datar, Rika Maria Rabu (17/6/26) menyampaikan rasa syukur dan apresiasi yang mendalam. “Tema yang kita angkat pada Lokakarya tahun ini bukan sekadar kalimat indah, melainkan janji kita bersama. Madrasah hebat yang penuh cinta akan melahirkan proses pendidikan yang membawa berkah bagi semua pihak, membentuk karakter mulia yang berakar pada iman dan budaya, serta melahirkan karya nyata yang Bermanfaat,” ujarnya. Ia juga mengapresiasi semangat peserta yang mengikuti seluruh rangkaian lokakarya dari awal hingga hari penutup dengan penuh antusiasme. “Semoga setiap ilmu yang didapat menjadi amal jariyah, dan setiap karya yang lahir dari kegiatan ini menjadi bukti nyata pengabdian kita mencerdaskan anak bangsa,” tambahnya.

Para peserta menyatakan rasa puas dan senang telah mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Mereka mengaku mendapatkan banyak wawasan baru dan keterampilan praktis yang siap diterapkan langsung di kelas. (humas)

 53 total views,  1 views today

Baca juga berita lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *