Kepemimpinan Kepala MAN 1 Tanah Datar kembali menjadi objek penelitian. Kali ini, tim dosen universitas Islam Negeri (UIN) Fatmawati Bengkulu mengadakan penelitian dengan judul lengkap “Kepemimpinan Ekoteologis Kepala Madrasah : Studi Kebijakan dalam Pengelolaan Pendidikan Islam Berkelanjutan ”. Kajian ini mengungkap keterkaitan erat ajaran agama, budaya lokal, dan kelestarian lingkungan dalam tata kelola madrasah.

Kedatangan tim peneliti Rabu 17 Juni 2026 disambut Kepala MAN 1 Tanah Datar, Rika Maria, didampingi Kaur Tata Usaha dan para wakil kepala. Ketua tim menyampaikan bahwa pemilihan lokasi ini didasari pengamatan akan praktik kepemimpinan yang tidak hanya mengejar prestasi akademik, tetapi juga menyelaraskannya dengan penghormatan terhadap alam dan nilai‑nilai ketuhanan.
“Kami ingin mendalami bagaimana ajaran agama dihayati hingga menjadi kebijakan nyata yang menjaga kelestarian lingkungan dan kesejahteraan warga madrasah,” ujarnya.
Dalam pengumpulan data, tim menggunakan angket yang disusun secara sistematis mencakup tiga pokok bahasan utama. Bagian pertama menggali pemahaman dan pelaksanaan ekoteologi Islam, meliputi penguasaan konsep ekoteologi dalam ajaran agama, pemaknaan mendalam tentang khalifah fil ardh, amanah menjaga lingkungan, keseimbangan atau mizan, serta pemahaman akan bahaya fasad fil ardh. Di sana juga ditanyakan sejauh mana perhatian terhadap isu‑isu lingkungan dan bagaimana nilai‑nilai tersebut membentuk gaya kepemimpinan sehari‑hari.
Bagian kedua mengulas internalisasi nilai ke dalam kebijakan dan praktik nyata. Di sini peserta diminta menjelaskan ragam program lingkungan yang sudah berjalan di madrasah, latar belakang munculnya gagasan tersebut, pihak‑pihak yang terlibat mulai dari guru, murid, hingga tenaga kependidikan, serta cara mensosialisasikan dan mengajak seluruh warga madrasah berpartisipasi aktif. Hal ini penting untuk melihat seberapa kuat akar nilai tersebut tumbuh di tengah lembaga.
Bagian ketiga menyoroti implikasi kebijakan terhadap budaya dan keberlanjutan madrasah. Tim ingin mengetahui perubahan apa yang nyata terjadi sejak kebijakan diterapkan, bagaimana pergeseran sikap dan perilaku pendidik maupun murid dalam menjaga lingkungan, serta dampak jangka panjang yang dirasakan dari serangkaian program tersebut.
Kepala MAN 1 Tanah Datar, Rika Maria, menyambut baik kajian ini dan terbuka memberikan seluruh data serta penjelasan yang dibutuhkan.
“Bagi kami, memimpin adalah mengemban amanah Tuhan untuk merawat manusia dan alam. Semua kebijakan dan program yang kami buat berakar dari pemahaman bahwa menjaga kelestarian ciptaan adalah bagian dari ibadah,” ungkapnya.
Proses pengambilan data berjalan lancar dan penuh kekeluargaan. Tim peneliti berharap hasil kajian ini nantinya menjadi rujukan bagi pemimpin lembaga pendidikan Islam di seluruh Indonesia, membuktikan bahwa madrasah dapat menjadi pelopor gerakan lingkungan yang berakar pada iman dan kearifan lokal. Hasil lengkap akan disusun dalam laporan ilmiah dan diterbitkan di jurnal terakreditasi. (humas)
53 total views, 1 views today









